Senin, 10 Oktober 2011

Alpro

1. Tulis rumus berikut dalam notasi algoritmik pseudocode

V = (4/3)* П r3

X = (-b + 2c2 +4ab)/2c

M = a - b (1 – b/cd)

3ac

Jawaban :

{notasi algoritmik psedeucode menghitung volume bola}

DEKLARASI

V,phi ß 3.14,r:float

ALGORITMA

read(r)

V ß (4/3)* phi* r*r*r

write (V)

{notasi algoritmik psedeucode mencari nilai X}

DEKLARASI

a,b,c:integer

X:float

ALGORITMA

X ß ((-b) + 2c*c +4*a*b)/2*c

Write(X)

{notasi algoritmik psedeucode mencari nilai M}

DEKLARASI

a,b,c,d,M:float

ALGORITMA

ß (a – b)* (1 – b/c*d)/(3*a*c)

write(m)

2.

Diameter A = 10, B = 12, C=14

  • Hitunglah luas daerah yang berwarna putih
  • Tuliskan dengan notasi algoritmik (pseudocode) dan Flowchart
  • Translate kedalam bahasa C

Jawaban :

Luas putih = (Luas Lingkaran B) – (Luas Lungkran A)

= (phi X rb X rb) – (phi X ra X ra)

= (3.14 X 6 X 6) – (3.14 X 5 X 5)

= 113.04 – 78.5

= 34.54

{notasi algoritmik psedeucode mencari Luas putih}

DEKLARASI

LB,LP,phiß3.14:float

LA,raß5,rbß6:int

ALGORITMA

LAßphi*ra*ra

LBßphi*rb*rb

LPßLB-LA

write(LP)

Flowchart “Mencari Luas bagian lingkaran yang berwarna putih

/* Program Menghitung Luas Lingkaran Warna Putih*/

#include

#include

int main()

{

float LB,LP, phi=3.14;/*LB (luas lingkaran B), LP (luas lingkaran putih)*/

int LA, rA=5, rB=6; /*LA (laus lingkaran A), rA (jari_jari LA), rB (jari_jari LB)*/

printf(" Jari_jari lingkaran_A adalah 5 cm\n");

LA=(phi*rA*rA);

printf(" Luas lingkaran_A adalah phi*r*r: %d\n",LA);

printf(" Jari_jari lingkaran_B adalah 6 cm\n");

LB=(phi*rB*rB);

printf(" Luas lingkaran_B adalah phi*r*r: %f\n",LB);/*rumus luas lingkaran adalah phi*r*r */

printf(" Luas lingkaran putih adalah luas_B - luas_A \n");

LP=(LB-LA);

printf(" Jadi luas lingkaran putih adalah: %f-%d=%f", LB, LA, LP);

return 0;

}


3.

Suatu ember berbentuk tabung dengan tutupnya terbuka berisi air penuh. Jari-jari alas ember adalah 10.5 cm, dan tingginya 5 cm. Kemudian sebuah kerucut dengan jari-jari alas yang berbentuk lingkaran adalah 4 cm dan tingginya 4.7 cm dimasukkan ke dalam ember. Akibatnya sebagian air dalam ember tumpah.

  • Dengan menggunakan program C++ hitunglah berapa liter air yang tumpah?
  • Tuliskan juga Flowchart dan Pseudocodenya
style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;">

Jawaban :

style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-indent: .5in;line-height:normal">
/*Program C++ Menghitung Volume Air yang Tumpah*/

#include

#include

int main()
{

float VK, Vtumpah, phi=3.14, tK=4.7;

int VT, rT=10.5, rK=4, tT=5;

VT= (phi*rT*rT*tT);

printf(" Volume tabung phi x r x r x t: %d cm^3\n",VT);

VK= (phi*rK*rK*tK)/3;

printf(" Volume kerucut 1/3 x phi x r x r x t: %f cm^3\n",VK);

printf(" Volume air yang tumpah adalah volume tabung-volume kerucut \n");

Vtumpah=(VT-VK);

printf(" Volume air yang tumpah adalah: %d-%f = %f cm^3 \n", VT, VK, Vtumpah);

Vtumpah=(VT-VK)/1000;

printf(" Jadi volume air yang tumpah adalah: %d-%f = %f liter \n", VT, VK, Vtumpah);

return 0;

}

/*Keterangan:
rT=jari-jari tabung, rK=jari-jari kerucut, VK=volume kerucut,
VT=volume tabung, Vtumpah=volume air yang tumpah*/

PSEDEUCODE menghitung volume air yang tumpah

{Algoritma Menghitung Volume Air yang Tumpah }

Deklarasi:

vK,v_Tumpah, phiß3.14, tKß4.7:float

vT, rTß10.5, rKß4, tTß5 int

Algoritma:

read(rT,rK,vT,vK, v_Tumpah)

vTß(phi*rT*rT*tT)

vKß(phi*rK*rK*tK)/3

v_Tumpahß(vT-vK)

v_Tumpahß(vT-vK)/1000

write(v_tumpah);


Flowchart menghitung volume air yang tumpah

4. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap v km/jam. Jika mobil tersebut berjalan selama t jam, tuliskan algoritma untuk menghitung jarak yang sudah ditempuh mobil (dalam km). Algoritma hasur mampu membaca v dan t, dan penghitungan jarak menggunakan rumus s = v*t, kemudian mencetak jarak tersebut.Tuliskan dalam flowchart, Pseudoceode dan transformasikan dalam bahasa C++.

Jawaban:

Flowchart menghitung jarak tempuh mobil dengan kecepatan tetap


{psedeucode menghitung jarak tempuh mobil dengan kecepatan tetap}

Deklarasi
s, v, t: float

Algoritma

read(v,t)

sßv*t

write(s)

psedeucode menghitung jarak tempuh mobil dengan kecepatan tetap

/* psedeucode menghitung jarak tempuh mobil dengan kecepatan tetap*/

#include

#include

int main()

{

float s,v,t;

printf("Masukkan kecepatan mobil [dalam km/jam] : ");

scanf("%f",&v);

printf("Masukkan lama waktu mobil berjalan [dalam jam] : ");

scanf("%f",&t);

s=v*t;

printf("Jadi mobil tsb telah menempuh jarak sepanjang : %f km",s);

return 0;

}

Senin, 28 Desember 2009



Sir Alex Ferguson

Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson
Informasi pribadi
Nama lengkap Alexander Chapman Ferguson
Tanggal lahir 31 Desember 1941 (umur 67)
Tempat lahir Glasgow, Skotlandia
Posisi bermain Striker (telah pensiun)
Informasi klub
Klub saat ini Manchester United (pelatih)
Klub senior1
Tahun Klub Tampil (Gol)
1957–1960
1960–1964
1964–1967
1967–1969
1969–1973
1973–1974
Queen's Park
St. Johnstone
Dunfermline Athletic
Rangers
Falkirk
Ayr United
Total
032 0(11)
037 0(19)
088 0(66)
041 0(25)
106 0(37)
024 00(9)
327 (167)
Kepelatihan
1974
1974–1978
1978–1986
1985–1986
1986–
East Stirlingshire
St. Mirren
Aberdeen
Skotlandia
Manchester United




Sir Alexander Chapman "Alex" Ferguson CBE (lahir 31 Desember 1941 di Govan, Glasgow) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Skotlandia, yang saat ini sedang menangani Manchester United F.C., di mana dia telah bertugas dalam lebih dari 1000 pertandingan. Dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam permainan, dia telah memenangkan lebih banyak trofi daripada pelatih manapun sepanjang sejarah sepak bola Inggris. Dia telah mengabdi kepada Manchester United selama 21 tahun, kedua terlama setelah Sir Matt Busby.

Tinjauan Umum

Ferguson sebelumnya menangani East Stirlingshire dan St. Mirren, sebelum meraih masa-masa kesuksesan bersama Aberdeen. Menjadi pelatih Skotlandia dalam waktu singkat – untuk mengisi posisi Jock Stein yang meninggal dunia – dia ditunjuk menjadi pelatih Manchester United pada November 1986.


Ferguson dengan mantan asisten pelatihnya Carlos Queiroz

Di Manchester United, Sir Alex menjadi pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris, dengan memimpin tim memenangkan 10 gelar juara liga. Pada 1999, dia menjadi pelatih pertama yang membawa tim Inggris meraih trebel dari Liga Utama, Piala FA and Liga Champions UEFA. Juga menjadi satu-satunya pelatih yang memenangkan piala FA sebanyak 5 kali, dia juga menjadi satu-satunya pelatih yang berhasil memenangkan gelar liga sebanyak 3 kali berturut-turut bersama tim yang sama (1998-1999, 1999-2000 and 2000-2001). Pada 2008, dia bergabung bersama Brian Clough (Nottingham Forest) dan Bob Paisley (Liverpool) sebagai pelatih Britania yang memenangkan kejuaraan Eropa sebanyak lebih dari satu kali.